Barru, 30 Novermber 2025 – Sebagai langkah awal dalam perjalanan mahasiswa pendidikan bahasa Inggris yang tergabung dalam kepengurusan Students’ Association of English Education Department (SAEED) serta English Club, dilaksanakan suatu kegiatan pengantar yaitu pengenalan lingkungan SAEED dalam berproses sebagai seorang mahasiswa pendidikan bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Barru.
Dengan berlatar lokasi di Bukit Maddo, yang merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Barru, kegiatan ini memberikan nuansa yang santai. Dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 30 November 2025 yang dimulai pada pukul 13.30.
Materi pengenalan SAEED ini dibawakan oleh Wahyudhi Rustan, selaku demisioner ketua bidang Sumber Daya Manusia (SDM) SAEED periode 2023/2024 bersama moderator oleh Nurhaliza selaku anggota dari SAEED.
Source: Media SAEED
Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi anggota baru SAEED dan English Club untuk memperkenalkan struktur organisasi SAEED, dan cikal bakal dari regenerasi kepemimpinan, serta sebagai bagian dari program pengembangan diri SAEED.
Barru, 29 Agustus 2025 – Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf (MASTA) mahaiswa baru Universitas Muhammadiyah Barru tahun akademik 2025/2026 memasuki hari ketiga pada Jumat (29/8). Salah satu agenda penting dalam rangkaian ini adalah pengenalan organisasi mahasiswa tingkat program studi, yakni Student Association of English Education Department (SAEED).
Pengenalan SAEED disampaikan oleh Wahyudhi Rustan, demisioner Ketua Bidang Sumber Daya Manusia periode 2023-2024. Dalam penyamaiannya, Wahyudhi menjelaskan bahwa SAEED merupakan wadah bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) untuk menyalurkan kreativitas, inovasi, dan membangun keterampilan di luar perkuliahan.
“SAEED sebagai wadah pengembangan kreasi inovasi bagi mahasiswa serta menjadi rumah bagi teman-teman mahasiswa jurusan bahasa Inggris, juga dimana skill dibentuk dari SAEED.” Ungkapnya di hadapan mahasiswa baru.
Lebih lanjut, Wahyudhi menambahkan bahwa selain aktif berorganisasi di lingkungan kampus, mahasiswa juga dapat mengembangkan diri melalui organisasi luar kampus. Salah satunya adalah English Village (EV), sebuah komunitas yang bergerak dalam kegiatan tour guiding bagi turis asing yang berkunjung ke Kabupaten Barru.
“Dalam masa perkuliahan, kehidupan mahasiswa itu 20% digunakan dalam perkuliahan, selebihnya digunakan dalam berorganisasi”, tambahnya.
Kegiatan pengenalan SAEED ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal bagi mahasiswa baru tentang pentingnya berorganisasi, baik sebagai ruang pengembangan diri maupun sebagai wadah kebersamaan di lingkup Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Barru, 28 Agustus 2025 – Pada rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Barru tahun akademik 2025/2026, atau lebih sering disebut Masa Ta’aruf (MASTA) bagi kampus muhammadiyah. Pada masa yang singkat ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris turut memperkenalkan visi, misi, dan sistem pembelajarannya kepada mahasiswa baru. Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yaitu Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd, dengan tujuan memberikan pemahaman awal mengenai arah keilmuan, profil lulusan, serta layanan akademik yang tersedia bagi mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Ketua Prodi menekankan visi keilmuan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, yaitu “menyelenggarakan pendidikan yang unggul berbasis ilmiah, inovatif, dan kolaboratif pada bidang Pendidikan Bahasa Inggris melalui pembelajaran berbasis teknologi, keterampilan komunikasi lintas budaya, dan pengembangan keterampilan literasi kritis untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dan mandiri serta berkontribusi secara global berlandaskan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.”
Visi ini diharapkan mampu menjadi arah pengembangan mahasiswa dalam menempuh studi serta menjadi bekal untuk menghadapi tantangan global.
Selain pemaparan visi misi, Ketua Prodi juga menjelaskan tiga profil lulusan utama Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, yaitu:
Pendidik profesional, yang mampu mengajar Bahasa Inggris di berbagai jenjang pendidikan.
Praktisi bahasa, yang memiliki keterampilan dalam penerjemahan, penulisan, hingga komunikasi lintas budaya.
Edutecnopreneur, yakni lulusan yang kreatif, inovatif, dan mampu mengembangkan usaha berbasis pendidikan dan teknologi.
Kemudian, mahasiswa baru juga diperkenalkan pada kurikulum program studi, termasuk mata kuliah penciri Pendidikan Bahasa Inggris, jumlah SKS yang harus ditempuh, serta berbagai sumber belajar yang mendukung proses perkuliahan. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenai jalur akademik yang akan dilalui.
Ketua Prodi menjelaskan bahwa pembelajaran di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menerapkan berbagai pendekatan inovatif, seperti flipped learning dan pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran interaktif. Orientasi pembelajaran diarahkan pada student-centered learning, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain kurikulum, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan penasehat akademik yang akan mendampingi mereka selama menempuh studi. Profil singkat dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris turut dipaparkan agar mahasiswa baru mengenal lebih dekat tenaga pengajar yang akan mendukung perjalanan akademik mereka.
Di akhir sosialisasi, Ketua Prodi berharap mahasiswa baru dapat memahami arah visi keilmuan program studi serta bersemangat dalam menjalani perkuliahan. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pembelajaran dan bimbingan akademik agar mahasiswa mampu mencapai profil lulusan yang telah ditetapkan.
Soppeng, 30 Oktober 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru melaksanakan pengabdian masyarakat berupa pelatihan English for Tourism kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Bulu’e, Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris anggota Pokdarwis dalam mendukung sektor pariwisata di desa mereka.
Pelatihan ini diselenggarakan pada Rabu, 30 Oktober 2024, dan dibawakan langsung oleh Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., dibersamai dua dosen yaitu Dr. Afif Zuhdy Idham., M.Pd dan Ade Chandra, S.Pd., M.Pd serta dua mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Materi pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan bahasa Inggris praktis, seperti menyambut wisatawan, menjelaskan objek wisata, dan menjawab pertanyaan wisatawan asing.
Dalam sambutannya, Wahyuddin Rauf menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam pengelolaan desa wisata. “Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris adalah salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik Desa Wisata Bulu’e sebagai destinasi pariwisata. Pelatihan ini kami harapkan dapat menjadi awal untuk mendorong profesionalisme Pokdarwis,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) untuk mendukung pembelajaran digital. Peserta diajarkan bagaimana menggunakan LMS untuk mengakses materi pelatihan dan tugas interaktif. Salah satu peserta, Ketua Pokdarwis Desa Bulu’e, menyampaikan rasa antusiasnya. “Pelatihan ini sangat membantu kami untuk lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan wisatawan asing. Kami berharap ke depannya bisa terus bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan kami,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat lokal. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Soppeng.