Blog

  • FGD Evaluasi Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Dukung Program MBKM

    FGD Evaluasi Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Dukung Program MBKM

    Barru, 14 Agustus 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel D’Shining, Kabupaten Barru, pada Rabu, 14 Agustus 2024. 

    FGD ini dibuka oleh Usman, S.Pd., M.Pd., Ph.D., sebagai perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Barru. Dalam sambutannya, Usman menekankan pentingnya evaluasi kurikulum agar sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan dan mendukung keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa di dunia kerja yang terus berkembang. 

    Setelah pembukaan, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan materi tentang proses evaluasi kurikulum yang telah dilakukan serta menyoroti aspek yang perlu disesuaikan untuk memenuhi standar nasional dan kebutuhan MBKM. “Tujuan evaluasi ini adalah memastikan kurikulum yang kami susun selaras dengan kompetensi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di dunia profesional,” ungkap Wahyuddin. 

    FGD ini dihadiri oleh Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), para dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, serta beberapa pemangku kepentingan eksternal seperti MGMP Bahasa Inggris SMP dan SMA Kabupaten Barru, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Barru, English Village Kabupaten Barru,. Hadir pula mahasiswa yang merupakan alumni program MBKM, seperti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Kampus Mengajar, yang berbagi pengalaman dan masukan berdasarkan keterlibatan mereka dalam program MBKM. 

    Kegiatan FGD berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta. Salah satu perwakilan MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Barru menyampaikan apresiasi atas evaluasi ini. “Kami melihat program ini dapat membantu menyelaraskan kurikulum dengan dunia pendidikan di tingkat sekolah. Jika lulusan dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sudah siap dengan kebutuhan pengajaran yang lebih praktis dan kontekstual, maka kualitas pembelajaran di sekolah juga akan meningkat,” ujar perwakilan MGMP. 

    Selain itu, perwakilan dari alumni PMM juga memberikan pendapatnya mengenai kurikulum yang mendukung pengalaman belajar di luar kampus. “Sebagai alumni PMM, saya merasakan langsung bagaimana pentingnya kurikulum yang fleksibel untuk dapat mengikuti program di luar kampus. Kurikulum yang mendukung program seperti PMM atau Kampus Mengajar sangat membantu kami mengembangkan soft skills, kemampuan adaptasi, dan pengalaman langsung di masyarakat,” tutur salah satu alumni program PMM yang hadir. 

    Pada kegiatan ini, peserta FGD mengevaluasi komponen kurikulum yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, baik dari segi profil lulusan, kompetensi inti, maupun implementasi kegiatan pembelajaran yang mendukung MBKM. Kegiatan berlangsung interaktif dan diharapkan dapat menghasilkan kurikulum yang relevan dan fleksibel, sehingga semakin mendukung mahasiswa dalam meraih pencapaian akademis maupun profesional.

    Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebagai penerima Program Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung Kampus Merdeka Mandiri Tahun 2024 dari Kemdikbudristek, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

  • Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE di STKIP Muhammadiyah Barru: Penguatan Pendidikan Menuju Capaian Pembelajaran Terbaik

    Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE di STKIP Muhammadiyah Barru: Penguatan Pendidikan Menuju Capaian Pembelajaran Terbaik

    Pada hari Rabu, 17 Juli 2023, STKIP Muhammadiyah Barru sukses menggelar workshop dengan tema “Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)”. Acara ini diselenggarakan untuk memperkuat sistem kurikulum yang mampu mencapai hasil pembelajaran yang terukur dan sesuai kebutuhan dunia kerja. 

    Workshop ini dihadiri oleh para dosen Program Studi Bahasa Inggris, perwakilan mahasiswa, serta peserta lain yang tertarik dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme terhadap pendekatan pendidikan yang berorientasi pada hasil (outcome) guna mencetak lulusan berkualitas tinggi dan berdaya saing. 

    Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Ummi Khaerati Syam, M.Pd., yang menjabat sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh Makassar dan Presiden Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI). Dalam pemaparannya, Dr. Ummi membahas konsep mendalam terkait OBE dan pentingnya penyesuaian kurikulum agar lulusan mampu mencapai kompetensi yang diinginkan. 

    Beliau menekankan, “Penerapan kurikulum berbasis OBE merupakan langkah signifikan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan tuntutan dunia kerja.” Dr. Ummi juga mengajak para dosen untuk lebih aktif dalam mengevaluasi capaian pembelajaran dan menyesuaikannya dengan standar nasional maupun internasional. 

    Workshop ini diharapkan mampu mendorong STKIP Muhammadiyah Barru menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam menyusun kurikulum inovatif dan relevan. Semua peserta mendapat kesempatan untuk bertukar pandangan dan pengalaman dalam proses penyusunan kurikulum, yang tentunya akan memperkaya wawasan mereka. 

    Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan STKIP Muhammadiyah Barru dapat lebih maju dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, yang tidak hanya sesuai kebutuhan pasar kerja tetapi juga memberi dampak positif bagi pengembangan karakter dan keterampilan lulusan.