Category: Programs

  • Tiga Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Lolos Pendanaan Program Riset dan Pengabdian Kemdiktisaintek Tahun 2026

    Tiga Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Lolos Pendanaan Program Riset dan Pengabdian Kemdiktisaintek Tahun 2026

    Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 94/DST/C/AL.04.02/2026 tanggal 9 April 2026, sebanyak tiga dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil lolos sebagai penerima pendanaan Program Tahun Anggaran 2026.

    Program pendanaan tersebut meliputi berbagai skema strategis, antara lain Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Program Hilirisasi Riset Prioritas, Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), serta Program Inovasi Seni Nusantara. Pendanaan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset, mendorong hilirisasi inovasi, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.

    Adapun dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang berhasil memperoleh pendanaan adalah sebagai berikut:

    1. Wahyuddin Rauf (Ketua Pengusul)
      Skema: Penelitian Fundamental – Reguler
      Judul: Pengembangan Model Desain Pembelajaran LMS Berbasis Self-Regulated Learning sebagai Mediator Pengalaman Belajar Transformatif dan Kompetensi Bahasa Inggris Mahasiswa
    2. Mulyarti (Ketua Pengusul)
      Skema: Penelitian Dosen Pemula
      Judul: Pengembangan Sistem Bacaan Adaptif Berbasis AI untuk Mendukung Deep Learning Pelajar Generasi Z
    3. Afif Zuhdy Idham (Ketua Pengusul)
      Skema: Pengabdian kepada Masyarakat – Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat
      Judul: Pengembangan Modul Bilingual dan Konten Digital Edukasi Kesehatan Mental melalui Kemitraan Perguruan Tinggi dan Komunitas Halo Jiwa Indonesia

    Informasi lebih lanjut terkait status pendanaan dapat diakses oleh masing-masing pengusul melalui sistem BIMA dan Hiliriset mulai tanggal 9 April 2026 pukul 16.00 WIB.

    Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Wahyuddin Rauf, yang juga menjadi salah satu penerima pendanaan pada skema Penelitian Fundamental, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen dosen dalam mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan pendidikan bahasa Inggris di era digital.

    “Capaian ini menunjukkan bahwa dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris terus berupaya menghasilkan penelitian yang tidak hanya kuat secara teoretis, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, beliau berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian, serta memperkuat budaya akademik yang produktif dan kolaboratif di lingkungan program studi.

    Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan riset dan pengabdian yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.


    Humas Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
    Universitas Muhammadiyah Barru

  • Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Berpartisipasi dalam AsiaTEFL International Conference 2024 di Thailand

    Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Berpartisipasi dalam AsiaTEFL International Conference 2024 di Thailand

    Barru, 03 Desember 2024 – Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru berkesempatan untuk berpartisipasi dalam AsiaTEFL International Conference 2024 yang diselenggarakan di Chiang Rai Rajabhat University, Thailand yang berlangsung selama 3 hari pada tanggal 15-17 November 2024. Dalam kesempatan ini, dosen tersebut berkolaborasi dengan dua dosen dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar untuk mempresentasikan penelitian mereka di forum akademik internasional yang bergengsi.

    AsiaTEFL International Conference tahun ini mengusung tema “Equity, Diversity, and Inclusivity in English Language Teaching (ELT)”. Konferensi ini menjadi ajang berkumpulnya para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan bahasa Inggris dari berbagai negara untuk berbagi pandangan, inovasi, serta hasil penelitian dalam bidang pengajaran bahasa Inggris.

    Dalam konferensi ini, tim kolaborator Ade Chandra, S.Pd., M.Pd bersama dengan Sunarlia Limbong, S.S., M.Pd dan Novianty palayukan, S.S., M.Hum mempresentasikan penelitian berjudul “Increasing Cadets Motivation Through Use of Wordwall Platform.” Penelitian tersebut membahas bagaimana motivasi belajar mahasiswa, khususnya taruna dan taruni, dapat meningkat melalui penggunaan teknologi interaktif seperti Wordwall. Teknologi ini dinilai mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik dan memotivasi, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris.

    Ketika ditanya mengenai alasan yang mendorongnya berpartisipasi dalam konferensi ini, Ade Chandra menjelaskan, “Saya ingin meningkatkan diri saya, kemampuan saya, dan pengetahuan saya dalam dunia penelitian.”

    Selain mempresentasikan penelitian, Ade Chandra juga menjelaskan pengalamannya dalam menjalin jejaring internasional selama konferensi. “Di sana kami bertemu dengan banyak teman baru yang berasal hampir dari seluruh Asia,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, “Kami banyak bertukar kontak, pengalaman, dan pemikiran bersama para penulis dan peneliti lainnya.”

    Partisipasi dalam AsiaTEFL International Conference 2024 tidak hanya memperkaya wawasan peserta tentang tren terbaru dalam pengajaran bahasa Inggris, tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi lintas institusi. Universitas Muhammadiyah Barru mengapresiasi keikutsertaan dosennya dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik dan jaringan global institusi.

  • Pelatihan English for Tourism bagi Pokdarwis Desa Wisata Bulu’e oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Pelatihan English for Tourism bagi Pokdarwis Desa Wisata Bulu’e oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Soppeng, 30 Oktober 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru melaksanakan pengabdian masyarakat berupa pelatihan English for Tourism kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Bulu’e, Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris anggota Pokdarwis dalam mendukung sektor pariwisata di desa mereka.

    Pelatihan ini diselenggarakan pada Rabu, 30 Oktober 2024, dan dibawakan langsung oleh Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., dibersamai dua dosen yaitu Dr. Afif Zuhdy Idham., M.Pd dan Ade Chandra, S.Pd., M.Pd serta dua mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Materi pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan bahasa Inggris praktis, seperti menyambut wisatawan, menjelaskan objek wisata, dan menjawab pertanyaan wisatawan asing.

    Dalam sambutannya, Wahyuddin Rauf menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam pengelolaan desa wisata. “Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris adalah salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik Desa Wisata Bulu’e sebagai destinasi pariwisata. Pelatihan ini kami harapkan dapat menjadi awal untuk mendorong profesionalisme Pokdarwis,” ungkapnya.

    Kegiatan ini juga memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) untuk mendukung pembelajaran digital. Peserta diajarkan bagaimana menggunakan LMS untuk mengakses materi pelatihan dan tugas interaktif. Salah satu peserta, Ketua Pokdarwis Desa Bulu’e, menyampaikan rasa antusiasnya. “Pelatihan ini sangat membantu kami untuk lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan wisatawan asing. Kami berharap ke depannya bisa terus bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan kami,” ujarnya.

    Melalui pelatihan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat lokal. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Soppeng.

  • Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Barru, 17 September 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) pada hari Selasa, 17 September 2024, di Hotel D’Shining, Kabupaten Barru. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris serta dosen dari Prodi Bimbingan dan Konseling.

    Workshop ini dibuka oleh Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya penerapan pendekatan OBE dalam kurikulum pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan tuntutan dunia kerja. “Dengan menerapkan OBE, kita tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga pada capaian kompetensi mahasiswa yang lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja,” jelas Wahyuddin dalam sambutannya.

    Di mana kegiatan yang lalu dengan tema yang sama yaitu OBE dengan menghadirkan pemateri yang juga dari Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) yaitu Dr. Ummi Khaerati Syam, M.Pd selaku Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNISMUH Makassar. Kali ini kegiatan ini menghadirkan pemateri yaitu Ismail Sangkala, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNISMUH Makassar. Dalam penyampaiannya, Ismail menyoroti esensi dari pendekatan OBE yang berfokus pada hasil belajar yang ingin dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan setiap mata kuliah. “OBE menekankan pentingnya hasil akhir yang terukur. Dalam merancang RPS berbasis OBE, kita harus menyiapkan capaian pembelajaran yang jelas sehingga kompetensi mahasiswa dapat tercapai sesuai standar yang ditetapkan,” ungkap Ismail.

    Selama workshop, para dosen diajak untuk memahami metode penyusunan RPS berbasis OBE secara mendalam, mulai dari penyusunan capaian pembelajaran, perumusan indikator ketercapaian, hingga pemilihan metode dan evaluasi pembelajaran yang relevan. Kegiatan ini berlangsung interaktif, di mana peserta turut mengajukan berbagai pertanyaan serta berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan kurikulum OBE di kelas.

    Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dosen dalam menyusun RPS yang sesuai dengan standar OBE. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, setiap RPS yang disusun mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas, sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai teori tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan di dunia kerja,” tutup Wahyuddin.

    Kegiatan ini memperlihatkan komitmen Universitas Muhammadiyah Barru dalam mendukung kualitas pendidikan tinggi yang berbasis capaian, sejalan dengan visi OBE untuk membekali lulusan dengan kompetensi yang siap bersaing dalam lingkup nasional dan internasional.

  • Workshop Penyelarasan Kurikulum dan Penyusunan Prosedur Operasional Baku (POB) MBKM di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Workshop Penyelarasan Kurikulum dan Penyusunan Prosedur Operasional Baku (POB) MBKM di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru

    Barru, 15 Agustus 2024 – Setelah FGD Evaluasi Kurikulum pada hari sebelumnya, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru melanjutkan kegiatan dengan Workshop Penyusunan Prosedur Operasional Baku (POB) untuk mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di lingkup prodi, yang juga termasuk dalam rangkaian Program Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung Kampus Merdeka Mandiri Tahun 2024 dari Kemdikbudristek, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Workshop ini diselenggarakan pada Kamis, 15 Agustus 2024, di Hotel D’Shining, Kabupaten Barru. 

    Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan POB adalah langkah penting untuk mendukung keterlaksanaan kegiatan MBKM secara terstruktur. “Dengan adanya POB, kita berharap setiap program MBKM dapat terlaksana dengan panduan yang jelas, baik bagi dosen maupun mahasiswa,” ujar Wahyuddin. 

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Ishaq, S.Pd., M.Pd., selaku sekretaris Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (LP2AI) yang memberikan panduan dalam merumuskan prosedur operasional untuk kegiatan pembelajaran MBKM. Dalam workshop, Dr. Ishaq memaparkan cara penyusunan POB yang efektif, termasuk penyusunan langkah-langkah standar yang perlu dilakukan dalam kegiatan MBKM seperti magang, penelitian, pertukaran pelajar, dan program lainnya. 

    Dalam penyampaiannya, Dr. Ishaq menegaskan pentingnya kolaborasi antar-dosen dalam menyusun POB agar hasilnya selaras dengan kebutuhan mahasiswa. “Penyusunan POB bukan hanya soal administrasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah dalam program MBKM mendukung kompetensi mahasiswa secara langsung. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas pendidikan,” ungkap Dr. Ishaq.

    Dr. Ishaq juga memberikan panduan tentang cara menyusun langkah-langkah operasional yang efektif dan rinci. “Kita perlu membuat panduan yang tidak hanya mengikuti aturan MBKM, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk meraih pengalaman belajar yang maksimal. POB harus dibuat jelas dan terstruktur agar menjadi acuan yang memudahkan bagi seluruh pelaksana di lapangan,” tambahnya.

    Workshop ini dihadiri oleh Wakil Rektor, para dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, serta perwakilan dari program studi Bimbingan Konseling (BK) yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi. Beberapa dosen menyampaikan apresiasi mereka terhadap penyusunan POB yang lebih detail ini, termasuk langkah-langkah dalam program magang, penelitian, dan pertukaran mahasiswa. “POB ini akan memudahkan kami sebagai dosen dalam mendampingi mahasiswa yang mengikuti kegiatan MBKM, karena setiap prosedur dan langkah sudah jelas. Harapannya, ini juga akan memberikan pengalaman belajar yang lebih lancar bagi mahasiswa,” ungkap salah satu dosen peserta workshop.

    Workshop diakhiri dengan diskusi panel, di mana para peserta dapat menyampaikan saran dan masukan terkait POB. Diharapkan dengan adanya POB yang terstruktur, implementasi MBKM di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta memenuhi standar yang diperlukan. Universitas Muhammadiyah Barru optimis bahwa hasil dari workshop ini akan mendukung keberhasilan program MBKM dan menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

  • FGD Evaluasi Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Dukung Program MBKM

    FGD Evaluasi Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru Dukung Program MBKM

    Barru, 14 Agustus 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Barru mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel D’Shining, Kabupaten Barru, pada Rabu, 14 Agustus 2024. 

    FGD ini dibuka oleh Usman, S.Pd., M.Pd., Ph.D., sebagai perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Barru. Dalam sambutannya, Usman menekankan pentingnya evaluasi kurikulum agar sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan dan mendukung keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa di dunia kerja yang terus berkembang. 

    Setelah pembukaan, Wahyuddin Rauf, S.Pd., M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan materi tentang proses evaluasi kurikulum yang telah dilakukan serta menyoroti aspek yang perlu disesuaikan untuk memenuhi standar nasional dan kebutuhan MBKM. “Tujuan evaluasi ini adalah memastikan kurikulum yang kami susun selaras dengan kompetensi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di dunia profesional,” ungkap Wahyuddin. 

    FGD ini dihadiri oleh Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), para dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, serta beberapa pemangku kepentingan eksternal seperti MGMP Bahasa Inggris SMP dan SMA Kabupaten Barru, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Barru, English Village Kabupaten Barru,. Hadir pula mahasiswa yang merupakan alumni program MBKM, seperti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Kampus Mengajar, yang berbagi pengalaman dan masukan berdasarkan keterlibatan mereka dalam program MBKM. 

    Kegiatan FGD berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta. Salah satu perwakilan MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Barru menyampaikan apresiasi atas evaluasi ini. “Kami melihat program ini dapat membantu menyelaraskan kurikulum dengan dunia pendidikan di tingkat sekolah. Jika lulusan dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sudah siap dengan kebutuhan pengajaran yang lebih praktis dan kontekstual, maka kualitas pembelajaran di sekolah juga akan meningkat,” ujar perwakilan MGMP. 

    Selain itu, perwakilan dari alumni PMM juga memberikan pendapatnya mengenai kurikulum yang mendukung pengalaman belajar di luar kampus. “Sebagai alumni PMM, saya merasakan langsung bagaimana pentingnya kurikulum yang fleksibel untuk dapat mengikuti program di luar kampus. Kurikulum yang mendukung program seperti PMM atau Kampus Mengajar sangat membantu kami mengembangkan soft skills, kemampuan adaptasi, dan pengalaman langsung di masyarakat,” tutur salah satu alumni program PMM yang hadir. 

    Pada kegiatan ini, peserta FGD mengevaluasi komponen kurikulum yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, baik dari segi profil lulusan, kompetensi inti, maupun implementasi kegiatan pembelajaran yang mendukung MBKM. Kegiatan berlangsung interaktif dan diharapkan dapat menghasilkan kurikulum yang relevan dan fleksibel, sehingga semakin mendukung mahasiswa dalam meraih pencapaian akademis maupun profesional.

    Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebagai penerima Program Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung Kampus Merdeka Mandiri Tahun 2024 dari Kemdikbudristek, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

  • Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE di STKIP Muhammadiyah Barru: Penguatan Pendidikan Menuju Capaian Pembelajaran Terbaik

    Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE di STKIP Muhammadiyah Barru: Penguatan Pendidikan Menuju Capaian Pembelajaran Terbaik

    Pada hari Rabu, 17 Juli 2023, STKIP Muhammadiyah Barru sukses menggelar workshop dengan tema “Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)”. Acara ini diselenggarakan untuk memperkuat sistem kurikulum yang mampu mencapai hasil pembelajaran yang terukur dan sesuai kebutuhan dunia kerja. 

    Workshop ini dihadiri oleh para dosen Program Studi Bahasa Inggris, perwakilan mahasiswa, serta peserta lain yang tertarik dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme terhadap pendekatan pendidikan yang berorientasi pada hasil (outcome) guna mencetak lulusan berkualitas tinggi dan berdaya saing. 

    Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Ummi Khaerati Syam, M.Pd., yang menjabat sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh Makassar dan Presiden Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI). Dalam pemaparannya, Dr. Ummi membahas konsep mendalam terkait OBE dan pentingnya penyesuaian kurikulum agar lulusan mampu mencapai kompetensi yang diinginkan. 

    Beliau menekankan, “Penerapan kurikulum berbasis OBE merupakan langkah signifikan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan tuntutan dunia kerja.” Dr. Ummi juga mengajak para dosen untuk lebih aktif dalam mengevaluasi capaian pembelajaran dan menyesuaikannya dengan standar nasional maupun internasional. 

    Workshop ini diharapkan mampu mendorong STKIP Muhammadiyah Barru menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam menyusun kurikulum inovatif dan relevan. Semua peserta mendapat kesempatan untuk bertukar pandangan dan pengalaman dalam proses penyusunan kurikulum, yang tentunya akan memperkaya wawasan mereka. 

    Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan STKIP Muhammadiyah Barru dapat lebih maju dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, yang tidak hanya sesuai kebutuhan pasar kerja tetapi juga memberi dampak positif bagi pengembangan karakter dan keterampilan lulusan.